SUCI’s Weblog

My FiRst Lov3

Posted by sssuci pada Mei 21, 2008


Cinta Pertama’ tidak lebih dari perasaan ingin selalu berjumpa.

Di saat itu, ada beragam rasa yang sulit diungkapkan.(kok bisa yah).
Bagi yang berhasil di cinta pertama tentu menganggap dirinyalah orang yang paling bahagia di dunia,
serasa dunia milik berdua. (Ah dasar yang lagi dimabuk cinta).
Tapi yang gagal, hati hancur lebur,
dunia seakan tak bersahabat lagi. Menderita banget (sabar yah).
Benarkah ‘Cinta Pertama’ itu ada? Dulu saya pun pernah beranggapan,
‘Cinta Pertama’ memang ada. Tapi sekarang saya berasumsi lain.
Ternyata cinta sebelum pernikahan, gak layak disebut ‘Cinta Pertama’. (Ingin tahu alasannya kan?)
‘First love’ yang sering dielu-elukan muda-mudi sekarang bukan sesuatu yang perlu dibanggakan.
Rasa cinta yang hadir sebelum nikah tidak lebih dari ujian Sang Pencinta hakiki. Bagi yang imannya teguh mungkin masih bisa selamat dari jeratan ilusinya. Tapi bagi yang lalai akan hancur (hancur-sehancurnya), layaknya sebutir telur yang jatuh, lalu pecah. (hancur dechhhhh)..

Sekarang saya baru bisa memaknai arti cinta. Ternyata, adanya setelah pernikahan. Yang datang sebelum itu hanyalah fatamorgana. (untung aja tidak tergoda, chiee)
Tapi, eitt… tunggu dulu, pernikahan bukan akhir dari perjalanan cinta lho. Tapi awal perjalanan cinta dua hati yang terjalin dalam ikatan suci Ilahi. Masih banyak deru gelombang yang harus diterjang. (So, hati-hati yah, jangan sampai bahtera cintanya karam di lautan, apalagi tenggelam).
Untuk ‘Cinta Pertamaku’ thanks to Allah, karena kutemukan setelah pernikahan. Meski banyak hal yang akhirnya tidak kumiliki. Namun semua kuikhlaskan demi satu hal, demi ‘Cinta Pertama’. Meski banyak hal yang tidak aku gapai, namun demi cinta hakiki, aku tidak menyesal. Justru hatiku yang terdalam bangga karena bisa tetap melangkah bersamanya, seiya sekata dalam suka dan duka. Semua harus kulalui dengan tegar. Aku yakin kebahagiaan hakiki menanti kami di sana. (Aminnnn)
‘Cinta Pertamaku’. Impianku, harapanku, hanya kusandarkan padamu. Aku yakin hanya dengan bimbinganmu aku pasti mencapainya. Saat ini aku punya satu impian, aku punya satu harapan. Dan hanya dikau seorang yang membantuku meraihnya. “Kuimpikan menjadi perhiasan terindah”. Aku yakin tak akan mampu meraihnya tanpa uluran tangan, dan cinta sejatimu.
‘Cinta Pertamaku’, kaulah kebanggaan hatiku. Kemarin dikau ‘Cinta Pertamaku’, saat ini dikaupun masih ‘Cinta Pertamaku’. Dan untuk esok dan seterusnya dikau kan tetap ‘Cinta pertamaku’, always & forever. Ku harap akupun jadi cinta pertamamu. (Ya Rabb).
Jikalau engkau dicintai dan mencintai, senangkanlah hatimu! Itu berarti hidupmu punya arti. Engkau harus berbangga, telah masuk list orang-orang terpilih. Tuhan telah memperlihatkan belas kasihan-Nya kepadamu lantaran pergaduhan hati sesama makhluk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: